Dilarang Daftar di Kawasan Lain Rayon PSB SMP dan SMA Ditetapkan Hanya Boleh Antar-Rayon dalam Satu

Surabaya – Pembagian rayon penerimaan siswa baru (PSB) SMP dan SMA di Surabaya 3-12 Juli 2008 sudah ditetapkan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya. Untuk SMP terdapat 15 rayon dan SMA 10 rayon. Semua terbagi dalam lima kawasan, yaitu Surabaya Pusat, Selatan, Barat, Utara, dan Timur.
Kabid Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan Tetty Rachmi Wulan Sri Hidajati SPd mengatakan, pembagian rayon ini masih belum final.

“Pemerataan sistem rayon ini kan untuk mengantisipasi membeludaknya siswa yang mendaftar dalam satu kawasan,” terang Tetty. Tapi, setidaknya pembagian rayon ini dapat dipakai sebagai acuan.

Kali ini, dibuat peraturan bahwa siswa tidak boleh daftar sekolah lintas kawasan, melainkan diperbolehkan lintas rayon. Misalnya, siswa yang daftar di rayon satu (SMP 2, 8, dan 42) yang termasuk kawasan Surabaya Pusat boleh daftar juga di rayon dua dan tiga karena masih dalam satu kawasan.

Namun, Wakasek Kesiswaan SMAN 7 Adi Masruri khawatir tentang kualitas siswanya pada tahun ajaran 2008/2009 nanti. “Sebab, SMP yang ada di kawasan Surabaya Utara, tempat sekolah kami berada, rata-rata kurang bagus,” ujarnya.

Tahun 2007, SMAN 7 menerima murid dari SMP 6, 2, dan 9 yang berada di kawasan Surabaya Pusat dan Timur. Setidaknya masih ada SMP 6 yang prestasinya tidak diragukan lagi. Namun, jika berdasar aturan baru, maka SMAN 7 bakal tidak mendapat lulusan murid SMP berkualitas bagus.
Disamping itu, pada siswa luar kota yang berniat daftar sekolah di Surabaya diberi kesempatan mendaftar pada 23-26 Juni 2008 untuk menyerahkan rekomendasi dari sekolah asal. Pengumuman akan digelar pada 27 Juni 2008 di tempat pendaftaran Dindik Kota Surabaya.
“Jatah siswa luar kota sebanyak lima persen dari populasi murid suatu sekolah,” ujar Sahudi. Segala urusan administrasi diselesaikan seminggu sebelum pendaftaran siswa baru (PSB) dibuka. Syarat utama yang dipertimbangkan adalah domisili dan pekerjaan orangtua.
Mengenai pengurangan jumlah pagu tiap kelas, dari 40 menjadi 38 siswa, dikritik Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ahmad Jabir. “Ini kebijakan parsial!” tegas Ahmad Jabir. Memang, idealnya terdapat 20 siswa per kelas. Tapi, kebijakan baru Dindik Kota Surabaya tersebut apakah menjamin bakal tidak adanya jualbeli sisa kursi yang kosong? “Jangan-jangan nanti ada transaksi sisa kursi itu di luar jalur PSB,” kritik politisi PKS ini.
Mengingat kasus jual beli kursi kosong di sekolah negeri masih cukup banyak terjadi. Apalagi, ketika memasuki pertengahan tahun pelajaran. Efek pengurangan pagu tiap kelas di sekolah negeri ini akan menimbulkan banyaknya siswa daftar ke sekolah swasta. “Padahal, selama ini Dindik Kota Surabaya belum mampu membina sekolah swasta secara optimal,” tandas Ahmad Jabir.
Sebaiknya, pengurangan pagu tiap kelas diiringi dengan penambahan akses, seperti dibukanya sekolah negeri baru. “Kebijakan seperti itu sifatnya sporadis. Wali kota harus membuat regulasi yang jelas dalam Perwali,” tegasnya. (Surya)

About these ads
Explore posts in the same categories: Pendidikan

16 Komentar pada “Dilarang Daftar di Kawasan Lain Rayon PSB SMP dan SMA Ditetapkan Hanya Boleh Antar-Rayon dalam Satu”

  1. R. Eko Setyo WS Says:

    Pembatasan seperti yang dimaksud, menjadikan siswa disatu kawasan tidak berkualitas dikawasan lain menonjol. Apalagi pembinaan untuk sekolah tidak pernah dilakukan oleh pemerintah.
    Sehingga akan terjadi ketimpangan pendidikan.

  2. poerwoko Says:

    aku ingin tahu kapan dan apa persyaratan psb thn 2008 ini

  3. Nurchurin Says:

    Psb sistem rayon rasanya kok kurang efektif,contohnya saya sendiri yg saat ini tinggal di Kotabaru driyorejo hanya bisa mendaftarkan anak di smp 20,smp 28 dan smp 40 saja, padahal inginnya mendaftar di smp 32 surabaya sesuai KK. Mudah2an utk tahun kedepan sistem rayon dipertimbangkan lagi. Mohon maaf bila ada kesalahan persepsi. Terimakasih.

  4. Girls Says:

    Sebaikx sistem rayon ini d pertmbangkan lg,soalx ribet…

  5. Ratna Says:

    Sy setuju dg pembatasan PSB yg di maksud,sehingga kualitas belajar mengajar menjadi rata.Tdk ada lagi istilah sekolah favorit.Pihak sekolah tdk perlu gusar jk menerima murid dr kawasan “pinggiran”.Sudah jadi tugas kita utk mendidik tunas-tunas bangsa yg membanggakan.

  6. amin thoha Says:

    Sebaiknya setiap pendaftar bebas mendaftar di manapun sekolah yang diinginkan

  7. aries Says:

    Aq ingin tahu nilai min dan max untuk bisa masuk SMP NEGERI di surabaya

  8. Suwarno Says:

    Saya tinggal di daerah kebraon surabaya. Anak sekolah di sepanjang sidoarjo.krn quota yg sdh penuh tdk boleh minta surat rekomendasi di surabaya! Jk sekarang dindik sby memberikan regulasi yg nggak masuk akal spt itu akan mengurangi kompetitif belajar siswa. Yg tidak mau ada persaingan di surabaya. Lantas apa yg dipikir dindik? Swastakah solusinya? Bagaimana tanggung jawab mendidik anda?

  9. M. Ali sodikin Says:

    Kami benar benar kecewa dg dinas pendidikan surabaya atas pendeknya pengurusan rekomendasi luar kota! Yg hanya 3 hari! Pdhl hasil SKHU dari sekolah asal di berikan pada hari ke3. Kalau kaya gini siapa yg bertanggung jawab? Padahal saya asli oang Surabaya!jg berdomisili di Surabaya.Sedangkan anak saya jelas2 sudah tdk bisa masuk sekolah negeri di surabaya. Padahal penjualan formulir baru di mulai. Tahun depan harus lbh panjang. Meski dengan kualifikasi yg ketat. Tolong di pahami masalah kami! Krn msh banyak yg bernasib sama.

  10. aa Says:

    Rayon seperti apapun ga’ massalah sing penting sinauooo sing rajin
    kalo bisa les privat biar tambah oke
    guru sekolah skrng ga’ bisa diandalkan
    coz lulusan anak yang puinter ga’ mau jadi guru
    jadi andalkan diri sendiri dan sahabat baikmu

    berjuanggg terusssss hari masih panjanggggg

  11. Dimas Says:

    inngi matur nuwun

  12. Pras Says:

    AKu sudah tahu pengumuman psb. thaks

  13. Edsza Says:

    Rayon masuk sma negri surabaya tw apa ja thn 2009???

  14. fandy Says:

    klo ingin pintar
    ya belajar
    klo ingin sukses
    ya usaha

  15. feryzko Says:

    saya mau tanya danam terendah sma 9,sby brapa??
    trus klo mau lihat danam dmn?

  16. dhenok agung Says:

    masuk sekolah aja susah banget selain harus pinter n punya uang yaaaaaaaaah generasi kere tetap jadi kere walau gak kabeh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: