SURABAYA – Pengembalian formulir pada hari kedua penerimaan siswa baru (PSB) di Surabaya cukup mengagetkan. Sekolah di kawasan Surabaya Pusat yang dulu menjadi idaman tiap wali murid kini tidak lagi diminati.
Selain itu,nilai maksimal di sekolah-sekolah yang dulunya tidak masuk kriteria favorit juga mampu mengalahkan sekolah favorit. Sebut saja nilai tertinggi di SMAN 11 Surabaya yang mencapai 38, nilai itu sama seperti sekolah favorit seperti SMAN 5 Surabaya yang juga memiliki nilai tertinggi 38.
Bahkan, untuk pilihan pertama wali murid saja sekolah pilihan juga kalah dengan sekolah-sekolah di Surabaya Barat. SMAN 5 dan SMAN 1 Surabaya masih kalah dengan SMAN 11 yang berada di Jalan Perumnas Tandes I Manukan Kulon Surabaya. karena pilihan pertama wali murid di SMAN 11 Surabaya mencapai 476.
sedangkan di SMAN 5 dan SMAN 1 hanya 344 dan 149. Untuk tingkat SMP juga mengalami kondisi yang sama. SMP yang ada di Surabaya Pusat juga kalah dengan SMP di Surabaya Utara dan Barat. Kondisi ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena dulu wali murid langsung memberikan pilihan pertama pada sekolah di kawasan Surabaya Pusat.
”Pendaftar kami tahun ini memang sepi. Tidak seperti dulu,mungkin kesadaran wali murid sudah tinggi. Jadi mereka jeli memilih sekolah sesuai kapasitas anaknya,” ujar Kepala SMAN 5 Surabaya Suhariono kemarin. Kepala SMPN 1 Surabaya Muchtar mengatakan, pihaknya masih memprediksi hari terakhir besok (hari ini,red) akan terjadi pembludakan.
”Tapi kami memang merasakan sedikit perubahan peminat. Kalau tahun sebelumnya hari kedua sudah dipenuhi wali murid.Tapi tahun ini belum ada pembludakan sama sekali,”ungkapnya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya Sahudi mengatakan, tahun ini peta PSB memang mengalami perubahan signifikan.
Itu disebabkan sekolah kawasan yang sudah mengalami pengimbasan. ”Wali murid tidak lagi mengandalkan sekolah di pusat untuk mendapatkan kualitas pendidikan. Mereka sudah percaya pada sekolah di kawasan pinggiran,” imbuhnya. (Sindo)
Juli 9, 2008 -
Ditulis oleh
fajarwisnu |
Penerimaan Siswa Baru |
|
1 Komentar
cok