SURABAYA – Pengembalian formulir penerimaan siswa baru (PSB) hari terakhir diwarnai kekacauan entry data PSB online. Banyak calon siswa yang tidak masuk dalam daftar sementara siswa baru di suatu sekolah. Misalnya, di SMAN 6, terdapat 25 siswa yang datanya tersendat masuk ke PSB online. Padahal nilai ujian nasional (Unas) mereka berkisar 35 hingga 37. Rata-rata, kesalahan berupa ketidaksamaan nomor peserta unas dengan nomor surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).
“Orangtua yang komplain, saya sarankan agar mereka mengirim SMS ke nomor 081230006970,” ujar Suparta, Kepala SMAN 6, Rabu (9/7).
Nomor itu tersambung langsung dengan server PSB online di jurusan Teknik Informatika ITS. Caranya, dengan mengirim data nomor UN/UASBN/Rekom, nama peserta, sub rayon, SMP/SMA/SMK, dan tanggal siswa mendaftar.
Selain itu, ditemukan pula kasus SKHUN palsu milik calon siswa SMP swasta untuk masuk ke SMAN 6. “Ketika dikomputerisasi tidak bisa terbaca. Ternyata itu SKHUN hasil scan, nilai aslinya 21,33 diubah menjadi 37,” tutur Suparta.
Tanpa sebut identitas jelas, Suparta menjelaskan pihak sekolah sudah memanggil wali murid dan siswanya sekaligus. “Mereka mengelak dan kami langsung mengembalikan SKHUN palsu itu,” tegasnya.
Berikutnya, pengumuman PSB akan digelar pada 11 Juli 2008, mulai pukul 08.00 WIB. Daftar ulang pada 11-12 Juli 2008 di sekolah masing-masing. (Surya)
Juli 10, 2008 -
Ditulis oleh
fajarwisnu |
Penerimaan Siswa Baru |
|
1 Komentar
aq mau nanya…
kalo seumpama skhun hilang bisa diurus lg ga pembuatannya…