KEPALA Dindik Surabaya Sahudi menuturkan, sudah ada ratusan siswa yang protes ke Dindik terkait kesalahan data. Harusnya sekolah yang dijadikan tempat penyelenggaraan PSB bisa menyelesaikan protes yang dilakukan wali murid.
Kalau datang ke Dindik,wali murid tidak bisa mendapatkan solusi. Sahudi berdalih, kesalahan pendataan itu karena terkendala provider PSB. Beberapa kesalahan disebabkan salah memasukkan digit nomor. Selain itu, ada petugas entry data maupun wali murid salah menulis nama. ”Makanya ada nama yang tidak sesuai dengan nilai UN. Ada juga nama yang tidak tercantum karena komputer tidak bisa mendeteksi namanama mereka,” ucap mantan Kepala SMAN 15 Surabaya.
Koordinator PSB online ITS Surabaya Yudi Purwananto mengatakan, munculnya masalah pada PSB online adanya kesalahan entry data saat internet diakses orang banyak. ”Jadi, transmisi jadi lambat dan data yang dimasukkan ke sistem komputerisasi PSB online mengalami gangguan,” ungkap Yudi. Meski begitu, data calon siswa baru tidak mungkin hilang karena tim PSB online dari Jurusan Teknik Informatika ITS memiliki semua back updata siswa dari masing-masing sekolah di Surabaya.
Tim PSB online sudah berkonsolidasi dengan sekolah untuk menjawab keluhan orangtua tentang ketidaksesuaian dan sinkronisasi data dan syarat pendaftaran PSB. Mengenai kesamaan nilai pada hampir seluruh siswa luar kota yang mendapat rekomendasi, Yudi menjelaskan bahwa itu kemungkinan karena adanya kesalahan program software. ”Data awal yang dimasukkan ke online dari dinas kota. Saat ini kami memasukkan berdasar data Dinas P dan K Jatim,” kata Yudi. (Sindo)
Juli 11, 2008 -
Ditulis oleh
fajarwisnu |
Penerimaan Siswa Baru |
|
No Comments Yet
Belum ada komentar.