SMK Negeri 5 Surabaya

Jl. Mayjend Prof. DR. Moestopo 167-169 Surabaya

Hari Ini Pendaftaran Siswa Cadangan, Ada 476 Bangku Kosong, PSB Online Tak Bisa Diakses

SURABAYA – Sebanyak 476 siswa, terdiri dari 335 siswa SMPN dan 141 SMAN tidak mendaftar ulang. Bangku kosong ini rencananya otomatis diisi siswa cadangan, yakni siswa dengan grade nilai unas di bawah siswa pagu.  “Kami sudah kontak empat siswa dengan grade di bawah nilai terendah siswa pagu untuk mengisi kursi siswa yang tidak daftar ulang,” jelas Kasek SMAN 4 Sudarmadji, Minggu (13/7).

Para siswa cadangan berhak mendaftar ulang hari ini, Senin (14/7) hingga pukul 15.00 WIB. Diberi perpanjangan waktu hingga pukul 17.00 WIB. Pagu di SMAN 4 sebanyak 302 murid.

Menurut mantan Kasek SMAN 15 ini, kriteria siswa cadangan selain dipilih nilai unas terbesar secara berurutan, jika terjadi NUN kembar, dipilih berdasarkan besar kecil nilai mata pelajaran (mapel). Urutan tertinggi mapel bahasa Indonesia, kemudian bahasa Inggris, matematika, dan terakhir IPA.

Faktor lain adalah umur termuda dan domisili terdekat dengan sekolah. Pertimbangan ini dipakai jika masih terjadi kesamaan nilai pada semua mapel pada dua atau lebih calon siswa cadangan yang akan dipilih.

Sementara itu di SMAN 6 hanya ada dua bangku kosong alias dua siswa tidak daftar ulang. Pagu sekolah ini 287. “Hari ini kami kirim kurir ke rumah dua siswa cadangan agar besok bisa daftar ulang,” ungkap Kasek SMAN 6 Suparta.

Sementara itu menyambut tahun ajaran baru masuk sekolah, Senin (14/) ini beberapa sekolah menggelar persiapan Masa Orientasi Sekolah (MOS). Di SMAN 6, ratusan siswa baru menerima pengarahan dalam masa Pra-MOS.
“Konsep MOS tahun ini tidak ada lagi unsur kekerasan. Unsur pendidikan dan pengenalan sekolah yang harus ditonjolkan. Selain itu, pengenalan lingkungan hidup dan pengembangan diri siswa,” imbuhnya.
Soal aturan dandanan calon siswa baru yang biasanya neko-neko, Suparta tidak mempermasalahkannya. “Tidak apa-apa rambut dikuncrit-kuncrit, asal tidak ada kekerasan,” sambungnya.
Di SMAN 4, meski sudah ada larangan Dindik soal pembelian seragam dan atribut sekolah, toh masih ada wali murid yang merasa sedikit dipaksa membeli. “Setelah daftar ulang saya disuruh langsung ke koperasi beli seragam, kaos kaki dan bagde. Totalnya Rp 631.000. Mau menolak ya gimana wong tiba-tiba disuruh,” tutur Hardiansyah, ayah Okky, calon siswa cadangan di SMAN 4, Minggu (13/7).
Di SMPN 1 tak dijumpai adanya bangku kosong. “Seluruh siswa yang diterima sudah mendaftar ulang dan juga tak ada yang mengundurkan diri. Mungkin karena sekolah ini favorit sehingga calon siswa tak ingin menyia-nyiakan kesempatan,” kata Kasek SMPN 1 Mochtar.
Di SMKN hanya terdapat 140 bangku kosong. Terkait kursi-kursi kosong ini, Minggu (13/7) kemarin para wali murid panik, lantaran situs resmi www.psbsby-online.net tak dapat diakses sejak siang hingga malam. Mereka ingin memastikan sejumlah nama siswa  cadangan. “Wah ndak tahu. Masak (psb online) tidak bisa diakses, wong tadi bisa kok. Coba lagi saja!” elak Ketua PSB Surabaya Ruddy Winarko. (Surya)

Juli 14, 2008 - Ditulis oleh fajarwisnu | Penerimaan Siswa Baru | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar