Hasil UN Swasta Ungguli Negeri

JAKARTA – Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengungkapkan hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) di sekolah swasta ternyata lebih unggul dibandingkan dengan sekolah negeri.

Kepala BSNP Mungin Eddy Wibowo mengatakan, kelulusan UN SMA negeri sebesar 91,36%, sementara untuk SMA swasta 95,14% dengan total jumlah peserta UN SMA sebanyak 1,5 juta siswa. “Kami juga sedikit heran dengan hasil UN ini.Karena itu kami akan melakukan evaluasi dalam sepekan mendatang terkait dengan perbandingan data kelulusan sekolah negeri dan swasta,” katanya saat jumpa pers di Gedung Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Jakarta kemarin.

Perbedaan itu juga terjadi pada UN SMP,yaitu angka kelulusan UN SMP sekolah negeri 94,66 % dan swasta 95,32 % dengan total siswa SMP peserta UN sebanyak 3,4 juta orang. Dia mengungkapkan, sebenarnya hasil tersebut tidak beda dibandingkan tahun lalu karena jumlah peserta UN di sekolah swasta yang lebih banyak. Namun, hasil ini tidak boleh berlangsung terus-menerus. “Ini nggak bisa dibiarkan terus-menerus.Makanya akan kita evaluasi,”terang Mungin.

Ketika didesak lebih jauh, Mungin mengatakan, pihaknya tidak mau berspekulasi tentang faktor penyebab tingginya angka kelulusan siswa sekolah swasta ketimbang sekolah negeri.“Kami tidak mau berbicara sebelum kami lakukan evaluasi.Semuanya harus berdasarkan data,”katanya. Di sisi lain, lanjut Mungin, ratarata nasional tingkat kelulusan UN SMA/MA tahun ini meningkat 2,42% dari 91,32% pada 2008 menjadi 93,74% pada 2009. Hal yang sama juga dialami untuk kelulusan UN tingkat SMP/MTs dengan naik sebesar 2,42%.

“Dari 91,32% pada tahun 2008 menjadi 93,74%,”ujar Mungin. Mungin mengungkapkan,ratarata nilai UN juga mengalami kenaikan. Untuk SMA/MA naik dari 7,21 tahun 2008 menjadi 7,25.Adapun untuk SMP/MTs naik 0,46, yaitu dari 6,87 tahun 2008 menjadi 7,33 pada 2009. Secara keseluruhan, lanjut Mungin, UN terbukti meningkatkan motivasi dan semangat belajar peserta didik. Guru dan orangtua juga memberikan dukungan yang baik terhadap proses belajar siswa. “Buktinya nilai UN dari tahun ke tahun terus meningkat,”katanya.

Hal senada dikemukakan anggota BSNP Djemari Mardapi.Kenaikan hasil UN disebabkan perbaikan pembelajaran di kelas oleh guru. Selain itu sosialisasi penyelenggaraan UN dilakukan lebih awal di beberapa daerah.“Kisi-kisi soal kami juga sudah distribusikan hingga ke daerah-daerah sehingga guru bisa mengembangkan soal tersebut,”ujarnya. Menurut Djemari, yang menarik, terjadi fenomena safari guru di beberapa daerah yang kekurangan guru berkualitas baik.

“Pemerintah daerah semakin sadar terhadap kelemahannya.Guru yang bermutu baik diperintahkan untuk mengajar di sekolah-sekolah yang masih tertinggal,”katanya. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Depdiknas Burhanuddin Tolla mengatakan,pemerintah akan tetap mempertahankan UN karena sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) .

Pada Pasal 72 ayat 1 disebutkan siswa yang lulus harus menyelesaikan seluruh program
pembelajaran, memperoleh nilai baik pada mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok pelajaran estetika dan kelompok pelajaran jasmani, serta olahraga dan kesehatan. “Selain itu, siswa juga harus lulus ujian sekolah untuk mata pelajaran pengetahuan dan teknologi serta UN.

Di Inggris pun ada ujian semacam UN ini,”katanya. Menanggapi hal itu, Direktur Institut for Education Reform Utomo Dananjaya mengatakan tidak heran BSNP terkejut dengan hasil ini. Karena, siswa sekolah negeri seharusnya lebih unggul dibandingkan siswa sekolah swasta. Utomo mengatakan, sekolah swasta memang terbagi dua, yaitu ada yang benar-benar bagus,tetapi ada juga yang benar-benar jelek.

Karena itu, langkah BSNP untuk mengevaluasi hasil ini dia dukung. “Saya rasa evaluasi itu memang penting.Karena sulit memberikan alasan yang tepat soal ini. Perlu penelitian lebih lanjut,”tuturnya. (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

2 Comments on “Hasil UN Swasta Ungguli Negeri”

  1. Kang Handa Says:

    saya sangat prihatin dengan data di atas, bahwa SMP/SMA/K Negeri hasil UN nya terlampaui oleh sekolah swasta. keprihatinan ini saya tujukan pada fakta di lapangan bahwa terjadinya kecurangan UN ditingkat sekolah sudah merupakan rahasia umum di kalangan guru dan pejabat dinas pendidikan, namun dengan berbagai motif alasan, tindakan kecurangan tersebut malah dianggap sebagai upaya ‘Menolong siswa”. Padahal sejatinya tindakan tersebut adalah PEMBODOHAN dan PELECEHAN terhadap profesi pendidik. saya juga seorang pendidik di sebuah SMKN namun saya tidak memiliki niat untuk berbuat kecurangan semacam itu ketika menjadi pengawas UN meskipun kondisi di sekolah tempat mengawas UN menekan kita baik secara halus maupun terang-terangan agar memberikan peluang siswa untuk nyontek dan menerima contekan dari berbagai sumber. Subhanallah saya sangat prihatin…

  2. Harry Says:

    Mungkin karena jumlah siswa sekolah swasta lebih sedikit jadi prosesntase kelulusan lebih banyak


Comment: