Laporan Joki Asal ITB di Makassar Diusut

Bandung – Sembilan mahasiswa Institut Teknologi Bandung dilaporkan tertangkap karena menjadi joki seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Makassar. Rektorat mengirim tim ke sana hari ini untuk memastikan keterlibatan mereka.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITB membentuk tim khusus beranggotakan tiga orang untuk mengusut kasus itu. Minggu (5/7) sore nanti, mereka akan bertolak ke Makasar. “Senin kami diterima Rektor Unhas,” kata salah satu anggota tim Nanang Puspito, Minggu (5/7).

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITB Widyo Nugroho Sulasdi menambahkan, tim itu juga akan menemui Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar. “Untuk mengetahui status mahasiswa ITB itu apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya lewat pesan singkat.

Selain itu, Wakil Rektor bidang Akademik ITB Adang Surahman mengaku sudah menelusuri beberapa nama joki tersebut. Beberapa diantaranya yang sesuai dengan data mahasiswa ITB, tergolong mahasiswa pintar dengan nilai indeks prestasi tinggi. Namun dia mengaku belum mengetahui asal fakultas dan kepastian jumlah mahasiswa ITB yang menjadi joki itu.

Menurut dia, joki mendapat bayaran sekitar Rp 30 juta. “Yang Rp 100 juta itu buat bandarnya yang mengkoordinir,” kata Adang yang juga Ketua Panitia SNMPTN Bandung itu.

Dia menduga motif joki mahasiswanya itu karena tergiur uang. Godaan mahasiswa ITB, katanya, sangat banyak. “Kalau cari joki pasti dari perguruan tinggi yang bagus,” katanya.

Dia berkelit masalah itu karena kurangnya pembinaan akhlak di ITB. “Tapi godaannya saja yang terlalu besar,” katanya.

ITB akan membantu mahasiswanya jika sampai berurusan dengan pelanggaran pidana. Sementara sanksi akademiknya akan dipertimbangkan sesuai tingkat kesalahan. “Kalau ini saya ingin sanksinya dikeluarkan. Saya kira pantasnya itu,” pungkasnya. (TEMPO Interaktif )

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Comment: