Pemprov Jatim Butuh 1.171 PNS Baru

SURABAYA – Kabar gembira bagi warga Jawa Timur (Jatim). Pemprov Jatim memutuskan akan merekrut sedikitnya 1.171 orang calon pegawai negeri sipil (PNS) baru.

Kuota ini segera diusulkan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN).Kalau disetujui, Pemprov secepatnya melaksanakan seleksi yang diperkirakan antara Oktober atau November mendatang. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Rasiyo mengatakan, kuota 1.171 ini khusus untuk internal Pemprov. Artinya, terlepas dari kebutuhan 38 kabupaten/ kota di Jatim akan tenaga PNS. Perekrutan PNS daerah menjadi kewenangan sendiri masing-masing kabupaten/kota.

”Kuota di Jatim (provinsi) 1.171 dengan rincian 1.001 adalah tenaga honorer yang dulu sudah pemberkasan. Jadi itu (honorer) kita selesaikan tuntas pada tahun ini. Jadi, nanti kita tidak ada lagi tenaga honorer baru. Tenaga honorer itu sudah selesai (habis) diangkat 2009,” terang Rasiyo. Menurut dia, 90 formasi dari total kuota yang ada bakal diperuntukkan pada bidang kesehatan.

Dokter spesialis bedah ortopedi dan spesialis lainnya lebih berpeluang mengisi. ”Rencananya (dokter spesialis) akan kita tempatkan di situ (puskesmas dan rumah sakit kelas III,” sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim ini. Rasiyo menambahkan, sebanyak 80 formasi lainnya adalah tenaga teknis.

Harapannya, tenaga teknis ini mampu mendukung upaya pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pengentasan pengangguran, mengurangi kemiskinan, dan pemberdayaan lingkungan. ”Jadi ini sudah kita plot kemarin. Teman-teman SKPD (satuan kerja perangkat daerah) kita undang.Karena yang tahu tenaga yang dibutuhkan ya SKPD itu.

Misalkan Dinas Pertanian perlu apa? Insinyur apa? Program keahlian apa? Kompetensinya apa,” urainya. Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, tenaga bidang kesehatan menjadi prioritas pihaknya. Alasannya, keberadaan dokter, terutama yang spesialis diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat dalam hal biaya pengobatan (kesehatan).

”Misalkan ada warga tidak mampu yang sakit dan memerlukan dokter spesialis, maka cukup berobat ke puskesmas atau rumah sakit kelas III. Ini yang menjadi pemikiran pemerintah provinsi,”kata Pakde Karwo,sapaan Soekarwo. Terpisah, anggota Komisi A DPRD Jatim Basuki Babussalam mengaku menyesalkan kebijakan Pemprov yang terjebak untuk menjadikan honorer sebagai PNS.

”Padahal,honorer belum tentu sesuai spesifikasi yang dibutuhkan,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini. Kendati demikian, Basuki mengaku tidak menyalahkan Pemprov sepenuhnya. Pasalnya,Pemprov juga mengikuti instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. ”Prosesnya akan kami awasi,”ungkapnya.

Tenaga Medis Surabaya Kurang 1500 Orang

Sementara itu, kebutuhan tenaga medis di Kota Surabaya sebanyak 1.500 orang belum juga terpenuhi. Akibatnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat masih menggunakan jasa outsourcing untuk memenuhi kekurangan itu. Kepala Dinkes Kota Surabaya Esti Martiana Rachmie menyebutkan, menyusul selesainya proyek pengembangan puskesmas rawat inap pihaknya telah merekrut sedikitnya 800 tenaga medis.

Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding pada 2008 yang hanya sebanyak 500 tenaga medis.“Kalau dihitung semua, jumlah 800 itu masih kurang. Sebab, kebutuhan kami mencapai 1.500 orang,”katanya. (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

2 Komentar pada “Pemprov Jatim Butuh 1.171 PNS Baru”

  1. sinta Says:

    mendukung sekali,setiap orng diberi kesempatan untuk menjadi aparatur negara..

  2. gege Says:

    mohon lampu penerangan di jalan petemon 4 di perbaiki karena ada yg mati mohon dari dinas surabaya untuk di perhatikan.trims


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: