PSB Online Terus Dipertahankan

SURABAYA – Kendala yang terjadi pada teknis penerimaan siswa baru (PSB) onlinetidak menyurutkan niat Dinas Pendidikan (Dindik) untuk mempertahankan sistem tersebut.

Bahkan,Dindik siap menambah anggaran untuk memperkuat pelaksanaan PSB online tahun depan. Kepala Dindik Surabaya Sahudi menuturkan, sistem online dalam PSB yang melibatkan tim ahli dari ITS akan tetap diberlakukan.Polemik penunjukan langsung (PL) PSB onlinejuga tidak menjadi hambatan untuk terus dipertahankan.

Sahudi beralasan, keberadaan sistem PSB yang berbasis internet itu 99,9% berhasil. ”Kalaupun ada persoalan, itu bukan berasal dari sistemnya. Tapi dari luar sistem yang banyak disebabkan kesalahan wali murid dalam mendaftar,” ujar Sahudi kemarin. Sahudi mencontohkan, persoalan ngadatnya sistem online yang sempat menggegerkan wali murid di Surabaya itu bukan lantaran sistem.

”Itu karena faktor luar. Input data yang telat karena kami dapat dari Pemprov juga agak terlambat,” paparnya. Sementara soal keluhan banyaknya pendaftar yang gagal atau persoalan mekanisme pengisian bangku kosong, lagi-lagi Sahudi memastikan itu bukan karena sistem.

Menurut dia, persoalan itu mencuat karena kesalahan dari pendaftar sendiri yang kurang memahami mekanisme dan aturan main dalam PSB online. Bahkan,protes wali murid yang anaknya gagal dan tidak bisa mengisi bangku kosong di sekolah A, padahal nilai ujian nasionalnya (UN) di atas passing grade.Menurut Sahudi,kejadian seperti itu karena wali murid itu mendaftar sekolah di luar rayon.

Padahal, untuk bisa mengisi bangku kosong itu harus di sekolah yang satu rayon. ”Banyak wali murid yang menabrak sistem dan tidak sesuai aturan. Kalau seperti ini kan bukan sistemnya yang buruk,” ungkap mantan kepala SMAN 15 Surabaya itu. Sahudi berharap adanya apresiasi lebih dari seluruh warga Kota Surabaya terhadap keberadaan PSB online paperless.

Sebab, sistem online penuh itu merupakan satusatunya di seluruh Indonesia. ”Ini harusnya mendapat perhatian penuh dari warga kota Surabaya.Kota lain kan hanya setengah online,” pungkasnya. Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono menuturkan, pelaksanaan proyek PSB online harus dilakukan evaluasi yang mendalam.

Terutama dalam teknis pelaksanaan serta kerusakan pengelolaan database yang sempat membuat wali murid khawatir. ”Warga Surabaya juga banyak yang belum mengerti internet. Harapannya, sistem yang memudahkan siswa dalam mendaftar sekolah bisa diberdayakan,” ungkapnya (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: