Mendiknas: Tujuh PTN Masuk Peringkat 500 Dunia

JAKARTA – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo menyatakan siap mendorong perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia (world class university). Saat ini, dari 2800 perguruan tinggi yang ada, tujuh di antaranya berhasil menempati peringkat 500 dunia.

”Tujuh perguruan tinggi ini menjadi bukti bahwa sebenarnya kita mampu bersaing di kelas dunia,” ujar Mendiknas kepada pers, Senin (27/7).

Sesuai versi Time Higher Education, saat ini di Indonesia terdapat tujuh perguruan tinggi yang masuk peringkat 500 dunia. Yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang berada di peringkat 360, Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 369 dan Universitas Indonesia (UI) di peringkat 395. Sedangkan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) berada di peringkat 404 universitas ternama di dunia.

Menurut Mendiknas, untuk menuju world class university, setidaknya ada tiga kunci pokok yang harus dilakukan perguruan tinggi. Yakni kurikulum berbasis kreativitas, kompetensi bahasa, sains, dan matematika, serta penguasaan teknologi.

Sementara, Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal menambahkan, untuk memperoleh peringkat 500 perguruan tinggi terkemuka di dunia, bukanlah hal yang mudah. Sebab jumlah perguruan tinggi di dunia yang mengikuti proses seleksi ini ada sekitar 13.500 perguruan tinggi. Apalagi, lanjut dia, hampir semua negara berupaya keras menjadikan universitas yang mereka miliki sebagai world class university. ”Apapun akan mereka lakukan meski harus mengeluarkan biaya yang besar,” cetusnya.

Fasli mengatakan, banyak komponen yang dapat dijadikan indikasi sebuah perguruan tinggi dapat memperoleh peringkat dunia maupun menyandang status world class university. Salah satunya adalah munculnya karya-karya ilmiah dalam jurnal internasional yang ditulis dan dihasilkn oleh para dosen dari perguruan tinggi yang bersangkutan. ”Dan hasil karya tersebut merupakan hasil karya yang cukup bergengsi. Karena itu, Depdiknas akan terus berupaya memacu para dosen dan peneliti untuk melakukan publikasi hasil penelitiannya pada jurnal internasional,” tegasnya. (Republika)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: