3.713 Peserta SNMPTN Terbukti Curang

JAKARTA– Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berhasil mendeteksi sekitar 3.713 peserta yang dinilai terlibat kecurangan.

Rencananya hasil seleksi akan diumumkan besok. Ketua Umum Panitia SNMPTN Haris Supratno mengatakan keberhasilan itu didukung sistem pendeteksi canggih yang dapat mengetahui setiap kecurangan yang dilakukan peserta. Dia telah membuat klasifikasi,ada enam kategori kecurangan, dari kasus terberat sampai yang paling ringan.

”Seluruh peserta yang diketahui melakukan kecurangan lembar jawaban ujian (LJU) langsung didrop dan tidak disertakan dalam proses validasi nilai,” katanya saat jumpa pers di Jakarta kemarin. Koordinator Pengolah Data dan Proses Penilaian SNMPTN Priyo Suprobo mengungkapkan, tindak kecurangan di level pertama yang paling berat adalah tindakan perjokian yang langsung tertangkap tangan oleh panitia.

Kecurangan ini ditemukan di Universitas Hassanuddin dan Universitas Negeri Makassar yang dilakukan oleh sejumlah oknum mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Di level kedua ditemukan dalam proses validasi lembar jawaban, yakni ditemukan foto dan data identitas diri yang sama persis di beberapa lokasi ujian.

”Ini ditemukan di universitas di Kalimantan dan Sulawesi Selatan,”tutur Priyo. Pada level ketiga,dalam proses validasi ditemukan pola jawaban yang 100% sama, baik jawaban yang salah maupun benar dari peserta ujian. Untuk kecurangan kategori empat, lima dan enam, modusnya peserta memberikan jawaban yang persis sama pada beberapa satu kelompok pertanyaan.

Panitia menemukan tindak kecurangan terbanyak di lima kota berdasarkan urutan tertinggi, yaitu Makassar,Riau,Padang,Jambi, dan DKI Jakarta. Tahun ini, dari 359.751 peserta sebanyak 3.713 peserta di antaranya dinilai telah melakukan kecurangan.”Ini turun dari tahun lalu sekitar 5.000-an kasus,”tuturnya.

Priyo mengatakan, sanksi diberikan baik kepada joki dan peserta yang terbukti mengalami kecurangan sesuai berat dan ringannya kesalahan yang dibuat.”Untuk joki, selain diproses oleh pihak kepolisian,oknum joki dipecat dari almamaternya. Pesertanya langsung didrop keikutsertaannya dalam proses seleksi ujian masuk,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Haris mengungkapkan,SNMPTN ini diikuti oleh 57 PTN, terdiri atas empat wilayah, yakni wilayah I meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Barat.Kemudian wilayah II terdiri atas Jawa Tengah dan DIY,lalu wilayah III berisi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, serta wilayah IV yang terdiri atas Sulawesi,Maluku,Maluku Utara,Sulawesi,dan Papua.

Tahun ini peserta SNMPTN mengalami kenaikan 9,04% dibandingkan tahun lalu, yakni berjumlah 422.534 orang. ”Dari jumlah tersebut peserta yang mengembalikan formulir 412.248 orang dan peserta yang mengikuti ujian sebanyak 359.751 orang,”kata Haris. Daya tampung perguruan tinggi negeri secara keseluruhan pada tahun uini sebesar 100.235 orang.

Calon mahasiswa yang diterima setelah melalui SNMPTN sebanyak 92.511 orang dengan rincian program studi IPA sebanyak 44.504 orang dan program studi IPS sebanyak 48.007 orang.Nilai rata-rata tertinggi calon mahasiswa yang diterima untuk kelompok IPA yaitu ITB,92,54,UGM 88,88,UI 87,11,ITS 83,55, dan Unair 83,36.

Untuk IPS, UGM 88,42, UI 85,97, Unair 83,89, UNS 79,89,dan UB 78,35. Hasil SNMPTN akan diumumkan pada 1 Agustus 2009, tepat pukul 00.00 WIB.Pengumuman ini dapat diakses melalui website http://www.snmptn.ac.id. (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: