Anggaran RSBI Rp8 Miliar Macet

SURABAYA – Tahun ajaran baru ini menjadi tahun kelabu bagi rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di Surabaya.Keinginan mereka untuk mengembangkan pendidikan berlevel internasional terhambat gara-gara dana sharing dari Pemkot belum cair.

Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya sebenarnya sudah menganggarkan dana Rp8 miliar untuk bantuan alat pendidikan bagi lima RSBI yang ada di Surabaya.Sayangnya, anggaran yang sudah tersedia itu masih macet gara-gara proses lelang tak kunjung selesai. Kepala SMAN 15 Surabaya Kasnoko membenarkan bahwa sampai saat ini dana sharing RSBI dari Pemkot belum cair.

Padahal, dana pengembangan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (Pemprov) sudah turun.”Jadi, memang belum ada bantuan dari Pemkot.Kalau tahun lalu,kami menerima bantuan berupa sarana teknologi informasi (IT) dan laboratorium Fisika,”ujar Kasnoko kemarin. Kucuran dana pengembangan dari pusat sebesar Rp500 juta tiap sekolah diberikan dalam bentuk peralatan pendidikan.

Begitu pula dari Pemprov Jatim sebesar Rp91 juta juga diberikan dalam bentuk alat pendidikan. Seharusnya kucuran dana pengembangan RSBI dari Pemkot yang diwujudkan dalam bentuk sarana prasarana itu sudah direalisasikan pada awal tahun. Jadi, memasuki tahun ajaran baru 2009–2010 ini bisa dimanfaatkan siswa.

Bantuan pendidikan untuk RSBI itu diharapkan mampu meningkatkan minat belajar serta penalaran siswa di sekolah. Kepala SMPN 1 Surabaya Muchtar menambahkan, RSBI memang mengandalkan kelengkapan sarana prasarana pendidikan.

Sebab, setiap pelajaran yang diujikan di kelas selalu dilengkapi dengan pendalaman materi di laboratorium. Sementara di laboratorium membutuhkan alat pendukung seperti mikroskop. Kepala Dindik Surabaya Sahudi mengakui, serapan anggaran saat ini masih belum sepenuhnya terealisasi.

Dalam catatannya, serapan anggaran per Juli tahun ini sebesar 47,5%. Salah satu program yang belum terlaksana adalah bantuan dana pengembangan untuk RSBI. Khusus untuk anggaran pengembangan RSBI dengan total nilai Rp8.197.381.224 saat ini masih dalam proses lelang. ”Kami akan berusaha secepatnya untuk merealisasikan bantuan sharinguntuk RSBI di Surabaya,”ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono menuturkan, bantuan pendidikan harus segera dilakukan.Sebab,anggaran pendidikan di Surabaya paling tinggi bila dibandingkan Dinas yang lain. Makanya beberapa bantuan mulai didistribusikan untuk semua kebutuhan, mulai dari biaya bantuan pendidikan, sarana sekolah, sampai pemenuhan alat RSBI.

Proses pengajuan anggaran untuk sharing RSBI sudah disepakati. Dindik Surabaya tinggal merealisasikan dalam bentuk yang dibutuhkan, baik itu berupa uang maupun peralatan pendidikan. (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: