Mendiknas: UN Tetap Jalan

JAKARTA – Menteri Pendidikan Nasional M Nuh menegaskan, Ujian Nasional (UN) tetap harus berjalan. Walau pun, diakuinya, banyak pihak yang pro dan kontra atas pelaksanaan UN.

”Kalau nurutin kemauan, maunya lulus enggak pakai ujian. Makanya oleh karena itu, walau agak berbeda, insya Allah (UN) tetap harus jalan dan para guru tetap harus menjalankannya,” kata M Nuh dalam pidato peringatan Hari Guru Nasional 2009 dan HUT PGRI ke-64 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (01/12) sore.

Dikatakannya, masalah di dunia pendidikan memang sangat banyak. Soalnya, pendidikan menyangkut masalah manusia dan upaya untuk mendidik manusia untuk menjadi lebih baik, mandiri, berkarakter yang baik, dan beradab. UN termasuk masalah pendidikan yang tak bisa lepas dari kehidupan manusia. Untuk itu, semuanya mesti dihadapi dan dijalankan demi kehidupan yang lebih baik.

”Kita punya stok masalah yang banyak. Tak pernah kehabisisan masalah. Oleh karena itu, jangan menambah persoalan,” sambungnya di tengah-tengah ratusan guru dan PGRI yang hadir dalam peringatan PGRI tersebut. Ditegaskannya, langkah yang diperlukan dalam hal ini adalah penyelesaian persoalan, bukan malah menambah permasalahan. ”Bukan merepoti, tapi berpartisipasi. Itu yang diperlukan.”

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Sulistiyo mengharapkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk dapat memberikan ketetapan untuk upah minimal guru mencapai Rp 2.000.000 per bulan. ”Kami harap Presiden dapat memenuhi harapan para guru ini.”

Selain itu, diharapkannya pula agar Pemerintah memberikan klasifikasi dan kepastian yang jelas atas nasib para guru honorer, guru wiyata bhakti, dan guru tak tetap. Diharapkan peraturan pemerintah dapat dikeluarkan segera.

Dalam acara tersebut, Presiden SBY menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pendidikan kepada dua orang gubernur dan tujuh Bupati / Walikota. Mereka dinilai memiliki komitmen yang tinggi dalam pembangunan pendidikan, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

Gubernur yang menerima penghargaan tersebut adalah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali. Sedangkan tujuh Bupati/Walikota yang menerima penghargaan tersebut adalah Mohammad Basyir Ahmad (Walikota Pekalongan, Jawa Tengah), MR Kambu (Walikota Jayapura, Papua), Zulkarnain Karim (Walikota Pangkal Pinang, Bangka Belitung), Robbach Ma’sum (Bupati Gresik, Jawa Timur), Amri Tambunan (Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara), Andi Hatta Marakarma (Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan), Anak Agung Gde Agung (Bupati Badung, Bali) dan Hasan Basri Agus (Bupati Sarolangun, Jambi).

Selain itu, Presiden SBY juga menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Pendidikan kepada 12 orang, terdiri atas guru, kepala sekolah, penilik, pengawas dan pamong berprestasi dan berdedikasi luar biasa. Mereka adalah Esih Nurjanah (Guru TK Islam Al Azhar 8 Jaka Permai, Kota Bekasi, Jawa Barat), Sri Setya Prihatin (Guru SD Negeri Tambak Rejo, Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah), Wiharna (Guru SMP Negeri 1 Bantul, DI Yogyakarta), Suryanto (Guru SMA Negeri 1 Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, dan Hamdiah (Guru SD Inpres Tamandako Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat).

Selanjutnya, Erni Mokoginta (Guru SD Negeri Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara), Ketut Kerta (Kepala SMA Negeri 1 Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali), Nurjanah (Kepala SD Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat), Shofatartila Salim (Pengawas pada Dinas Pendidikan Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta), Sudibyo AP (Pengawas pada Kota Semarang, Jawa Tengah), Dadang Subagja (Pamong Belajar pada Dinas Pendidikan Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta) dan Ari Sulistiyo (Penilik pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Jawa Tengah). (Republika Newsroom)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: