Wamendiknas: SMK Perlu Direvitalisasi

JAKARTA–Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas), Fasli Djalal menegaskan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu direvitalisasi. Salah satunya dengan cara menerbitkan Undang-undang atau peraturan khusus tentang kewajiban dunia industri menerima lulusan SMK.

“Kelamahannya kita tidak mempunyai uu yang memaksa dunia usaha buka pintu kepada smk, akibatnya smk yang dekat dengan dunia industri maju bukan main karena punya akses dekat, biaya tidak terlalu besar pengalaman kaya, jelas Fasli Djalal dalam acara silahturahmi dengan media di Gedung Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti), Jakarta, Kamis (7/1).

Untuk itu, lanjut Fasli, perlu sistem Link dan Match, antara dunia industri dan SMK. SMK yang tidak punya dukungan itu pengalaman prakteknya sederhana saja sehingga ada ketimpangan yang besar. “Jangan hanya kirim-kirim surat saja, harus ada pendampingan. Kalau tidak jelas sistem insentif dan disentifnya dalam uu maka hilanglah kesempatan itu,” katanya.

Padahal, lanjut Fasli, kalau di Jerman uu yang mengharuskan, artinya kalau serius, industri makin canggih, mereka tidak main-main dalam siklus industri. Menurut Mantan Dirjen Dikti itu, corporate social responsibility (CSR) bisa dihapuskan bila industri bisa menerima lulusan SMK. Sebaliknya bagi industri yang belum mau menerima lulusan SMK maka pajak atau CSR bisa diberlakukan.

“Saat ini masih banyak siswa SMK magang yang tidak diberikan tanggung jawab penuh dan hanya diberikan pekerjaan sederhana pada perusahaan-perusahaan magang. Untuk itu diperlukan simulasi industri yang kuat di bangku SMK , sehingga ketika lulusan SMK terjun langsung di dunia kerja, tidak lagi canggung,” pungkasnya. (Republika)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: