Pertemuan Tripartit Ujian Nasional Digelar Kamis

Jakarta – Kementerian Pendidikan Nasional bersama Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat dan Mahkamah Agung akan menggelar pertemuan tripartit pada Kamis (21/1).

“Pada Kamis kami akan bertemu, tapi saya tidak tahu tempatnya di mana karena yang mengundang Panitia Kerja Ujian Nasional Komisi Pendidikan,” ujar Kepala Badan Penelitan dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional Mansyur Ramli ketika dihubungi, Selasa (19/1).

Pertemuan Kamis depan, diharapkan Mansyur, dapat menjelaskan perbedaan penafsiran terhadap putusan penolakan kasasi Ujian Nasional oleh Mahkamah Agung pada 14 September 2009. “Menurut pandangan saya sih ketua Mahkamah yang diundang, tapi siapa yang hadir saya tidak tahu,” ujarnya.

Akibat perbedaan tafsir tersebut ada dua pemahaman yang berkembang. Pertama adalah Ujian Nasional hanya bisa diselenggarakan setelah dipenuhinya syarat perluasan akses informasi, peningkatan kualitas guru, dan perbaikan sarana dan prasarana.

Kedua, ia melanjutkan, Ujian Nasional boleh berjalan bersamaan dengan perbaikan dan peningkatan, akses, kualitas guru, dan sarana prasarana pendidikan. Kementerian sudah menerima amar putusan penolakan kasasi dari Mahkamah melalui Biro Hukum. “Tapi tidak tahu kapan, saya lupa,” tukasnya.

Kementerian, lanjut Mansyur, mengambil penafsiran yang kedua seperti yang dijelaskan Kepala Biro Hukum Mahkamah Agung Nurhadi pada awal Desember 2009. “Putusan Mahkamah tidak melarang Ujian Nasional,” tegasnya.

Dalam amar putusan dan juga penjelasan kepala Biro Hukum, tidak dijelaskan standar tercapainya pemenuhan kualitas guru, perbaikan sarana dan prasaran serta perluasan akses informasi. “Yang menetapkan standar ya Kementerian,” jelasnya.

Pihaknya berjanji tidak pernah berhenti untuk memperbaikinya. “Sepanjang masih ada guru, perbaikan mutu juga terus berlangsung, begitu juga sarana dan prasarana,” ucapnya.

Mansyur menambahkan, Kementerian selalu mematuhi keputusan hukum. Maka apapun nanti keputusan yang ditafsirkan Mahkamah, kementerian akan mengikuti.

Komisi Pendidikan meminta penjelasan Mahkamah Agung terkait penolakan kasasi Ujian Nasional bagi peserta didik. “Di rapat itu kami akan klarifikasi apakah benar Ujian Nasional tidak boleh berjalan sama sekali,” kata Wakil Ketua Komisi Pendidikan Rully Chairul Azwar, kemarin.

Klarifikasi ini penting sebagai dasar hukum pelaksanaan ujian nasional setelah keluarnya amar Mahkamah tersebut. (TEMPO Interaktif )

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: