Peserta UN Capai 34.358 Siswa

SURABAYA – Jumlah siswa di Surabaya yang tercatat dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta Ujian Nasional (UN) sebanyak 34.358 siswa.

Rinciannya,18.598 siswa SMA,705 siswa MA,dan 15.055 siswa SMK. Saat ini Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya tidak mau menerima lagi siswa yang ingin mendaftarkan diri sebagai peserta karena DNT sudah ditutup.Kepala Dindik Kota Surabaya menyatakan kesiapannya menyelenggarakan UN tingkat SMA dan sederajat yang akan diselenggarakan 22 Maret 2010 mendatang.

Salah satu indikasi kesiapan itu adalah pembagian subrayon dan sekolah penyelanggara UN. Sahudi menjelaskan,pembagian rayon di Surabaya sebanyak 43 subrayon. Rinciannya, untuk SMA ada 28 subrayon, MA ada 2 subrayon, dan 13 subrayon untuk SMK. Selain itu,untuk sekolah penyelanggara UN ada 196 sekolah.

Rinciannya, 103 sekolah penyelenggara untuk SMA, 6 sekolah penyelenggara untuk MA, dan 87 penyelanggara unas untuk SMK. ”Penyelangara ini sedikit karena Surabaya begitu ketat dalam melakukan seleksi,”kata Sahudi,kemarin. Syarat dapat menjadi penyelanggara UN, lanjut Sahudi, di antaranya, sekolah terakreditasi, kualitas bangunan, dan jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut, serta sekolah tersebut mempunyai lebih dari satu jurusan.

Sekolah dapat menjadi penyelanggara UN minimal harus berakreditasi B. Jika sekolah itu tidak memenuhi syarat penyelanggara UN, bisa bergabung dengan sekolah penyelenggara. ”Untuk menjadi ketua rayon penyelenggara UN hanya sekolah yang berakreditasi A saja,”ujar pria asal Banyuwangi ini. Pada UN kali ini,yang menjadi sekolah penggabung ada 59 sekolah. Dengan rincian tingkat SMA ada 43 sekolah, MA ada 10 sekolah, dan SMK ada 6 sekolah penggabung.

Kabid Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Rudi Winarko menambah kan,pembagian subrayon tersebut disesuaikan dengan sekolah-sekolah terdekat. Artinya sekolah yang bertetangga, atau masih dalam satu kecamatan akan dimasukkan satu rayon. Sementara Anggota Komisi X DPR RI Rully Chairil Azwar yang juga ketua Panitia Khusus (Pansus) UN DPR RI menjelaskan, UN bisa dibatalkan jika pada konsultasi Komisi X dengan Mahkamah Agung (MA), Kamis (21/1) besok,MA menyatakan UN batal.

Memang Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengklaim bahwa UN akan tetap berlangsung pada tahun ini.Akan tetapi,amar putusan MA memutuskan bahwa UN mesti berjalan dengan beberapa catatan perbaikan yang mesti dilakukan sebelum UN itu digelar. Menanggapi hal itu, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh kembali menegaskan bahwa UN tetap akan berjalan dengan jadwal yang telah ditentukan. Secara tersirat,Nuh menegaskan kepada MA untuk bersikap tegas dan mendukung UN. (SINDO)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: