Beasiswa Bidik Misi Membebani Perguruan Tinggi Negeri

YOGYAKARTA – Program 100 Hari Menteri Pendidikan Nasional berupa Beasiswa Bidik Misi membebani perguruan tinggi negeri karena jumlahnya kurang dari biaya yang dibutuhkan. Untuk mengejar kuota beasiswa yang telah ditetapkan itu, perguruan tinggi terpaksa menambah dengan dana sendiri atau menggabungkan Beasiswa Bidik Misi dengan beasiswa lain.

Pembantu Rektor II Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa mengatakan, dengan Beasiswa Bidik Misi sebesar Rp 5 juta per semester, UNY harus memberikan subsidi tambahan hingga sekitar Rp 2 juta per semester kepada setiap penerima beasiswa. ”Dari Rp 5 juta per semester, Rp 3 juta diberikan tunai untuk biaya hidup dan Rp 2 juta untuk dana pendidikan. Padahal, unit cost mahasiswa di UNY sudah mencapai Rp 4 juta per semesternya,” tutur Sutrisna di Yogyakarta, Senin (25/1).

Jumlah subsidi tambahan yang ditanggung UNY ini cukup besar mengingat banyaknya jumlah kuota yang ditanggung. Untuk tahap pertama yang dimulai tahun ajaran 2010/2011, UNY menanggung 400 mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi.

Hal sama diutarakan Direktur Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada Haryanto. Dengan asumsi biaya hidup mahasiswa di Yogyakarta Rp 500.000-Rp 800.000 per bulan, beasiswa ini hanya mencukupi sekitar 50 persen dari biaya yang dibutuhkan.

Beasiswa Bidik Misi dicanangkan Mendiknas Mohammad Nuh dan ditujukan bagi 20.000 pelajar SMA berprestasi yang ingin melanjutkan kuliah, tetapi tidak memiliki dana. Setiap mahasiswa mendapatkan Rp 5 juta per semester. (Kompas)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: