DPR Setujui UN 2010

Jakarta – Komisi X DPR menyetujui pelaksanaan Ujian Nasional 2010 sesuai jadwal. Penyelenggaraan ujian nasional pascaputusan kasasi Mahkamah Agung dinilai tetap bisa dilaksanakan dengan perbaikan-perbaikan. Pengawasan ujian nasional pun diminta ditingkatkan.

Demikian keputusan dalam rapat kerja Komisi X DPR dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Rabu (27/1). Ketua Komisi X Mahyuddin mengatakan, Ujian Nasional (UN) 2010 tetap dilaksanakan meskipun masih ada fraksi-fraksi yang tidak sepakat soal formulasi pelaksanaan UN.

Komisi X juga menuntut adanya perbaikan metodologi dan formula UN tahun 2011. Untuk itu, Komisi X juga dilibatkan untuk mengkaji perbaikan UN pada masa mendatang.

Mendiknas mengatakan, metode evaluasi UN paling banyak sisi positifnya dibandingkan dengan metode evaluasi lain. ”Karena UN hanya salah satu metode evaluasi prestasi anak dan sekolah, ke depannya bisa dikaji ulang,” ujarnya.

Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah terbuka untuk mengevaluasi pelaksanaan UN. Untuk tahun ini, pengawasan UN terus ditingkatkan. Pemerintah juga berkomitmen melakukan intervensi yang dibutuhkan seusai pelaksanaan UN di sekolah atau daerah tertentu yang belum mencapai hasil UN sesuai standar.

Tidak adil

Secara terpisah, anggota DPR dari Fraksi PDI-P, Heri Akhmadi, menegaskan, hasil UN sebagai penentu kelulusan yang memveto penilaian lain sangat tidak adil. Akibatnya, nilai lain yang dilaksanakan guru dan sekolah menjadi tidak ada artinya.

Fraksi PDI-P mendesak pemerintah menghentikan model evaluasi UN seperti saat ini supaya tidak terjadi keresahan yang berkepanjangan di masyarakat. Juga untuk menghindarkan dunia pendidikan masuk dalam ranah hukum dan politik.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo mendesak perbaikan UN pada 2011. ”UN tahun ini dimaknai sebagai UN transisi. Untuk 2011, pelaksanaan UN harus dikaji secara mendasar dalam sebuah kerangka reformasi pendidikan menyeluruh,” ujarnya.

Secara terpisah, Koordinator Pengawas UN 2010 di Jawa Timur Priyo Suprobo mengharapkan semua pihak berkomitmen untuk melaksanakan UN secara jujur. (Kompas)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: