Standar Lulus SD Minim 6

SURABAYA – Dindik Surabaya meminta sekolah meningkatkan batas minimal standar nilai kelulusan dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tahun ini. Kadindik Sahudi bahkan meminta Standar Kriteria Acuan (SKA) bagi siswa kelas VI SD tahun ini minimal enam.

Sahudi meminta target nilai rata-rata UASBN tahun ini di angka enam karena sekolah dan siswa Surabaya mampu mencapai target itu. Mantan kepala SMAN 15 itu berharap kasek bisa mempertimbangkan usulan itu dan tidak perlu takut membuat target yang tinggi. Tahun lalu, hanya sedikit sekolah yang berani menetapkan SKA di atas angka lima. Mayoritas sekolah memilih menetapkan SKA di angka dua.

Harapan peningkatan KSA UASBN 2010 di SD se Surabaya itu disampaikan Sahudi di sela acara sosialisasi UASBN bagi kepala SD negeri dan swasta di Empire Palace, Senin (1/3). Ia mengingatkan bahwa KSA bukanlah penentu kelulusan siswa SD. KSA hanyalah acuan pemetaan kemampuan siswa dan sekolah. “Penentuan kelulusan tetap di tangan sekolah, tapi dengan adanya KSA setidaknya bisa menjadi motivasi guru dan siswa untuk mendapatkan prestasi terbaik,” ujar Sahudi.

Sahudi meminta sekolah segera mengumpulkan SKA masing-masing secepatnya ke Dindik. Sekolah diminta mengajukan nilai minimal untuk masing-masing mata pelajaran UASBN dan nilai minimal rata-rata semua pelajaran. “Penetapan KSA sekolah hendaknya dilakukan melalui sidang dewan guru dan sepengetahuan wali murid, setelah itu sosialisasikan pada siswa,” ujar Sahudi di hadapan ratusan guru dan kepala SD se Surabaya.

Kepala SDN Jepara III Jumiyo mengaku belum bisa menetapkan berapa SKA di sekolahnya. Sebelumnya, ia hanya menetapkan angka acuan minimal UASBN di angka 2 meskipun nilai UASBN rata-rata di sekolahnya sebesar 24,99 atau nilai rata-rata mata pelajaran minimal 8. “Kami menjaga supaya anak-anak tidak terlalu stres,” ujar Jumiyo.

Jika menilik hasil nilai UASBN siswa Surabaya tahun lalu dari rayon yang jumlah siswa 37.172 tercatat 85,47 persen di antaranya meraih nilai rata-rata di atas 7. Sedangkan siswa yang mendapat nilai di bawah lima hanya 5,3 persen. (Surya)

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: